Topik Terkini

Pekerjaan Rehabilitas Kantor Camat Merbau Mataram Rp 1,4 m di duga tak sesuai RAB.

Mitra Lampung.com Lampung selatan ,- Pengerjaan Rehabilitas Besar berat kantor Camat Merbau Mataram yang menggunakan Anggaran pendapatan dan belanja daerah ( APBD )kabupaten Lampung selatan tahun 2023 sebesar rp 1.485 .945 .954 ,16 diduga tidak sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB). Pasalnya, pekerjaan Rehabilitas Besar betat dengan anggaran sebesar Rp 1,485.945.954,16 oleh kontraktor Cv jaya lampung Abadi hannya di kerjakan berupa tambal sulam bagian dinding bangunan yang lama serta pembesian untuk tiang kolom masih menggunakan besi yang lama serta di sambung dengan bembesian yang baru. Selain itu dengan anggaran satu milyar lebih itu tampak yang di kerjakan oleh rekanan cv jaya lampung abadi hannya penambahan Ruangan sebelah kiri dan kanan gedung, masing -masing dengan berukuran sekitar tiga meter serta penambahan tinggi gedung sekitar satu meter.

Parahnya lagi, proyek senilai rp 1.4 m dinding kantor yang lama hannya di kupas lalu di ganti dengan beton semen yang baru bahkan pengecoran beton tidak menggunakan Redymix dan hannya menggunakan adukan mesin molen.

Pelaksana cv lampung jaya abadi ,mustofa saat di konfirmasi mengatakan, semua pekerjaan di laksanakan sesuai dengan gambar serta perintah pihak kontraktor.

“kita bekerja seperti apa yang di printahkan pihak kontraktor dan itupun berdasarkan RAB yang ada “cetus mustofa sabtu 12/8/2023 lalu. Sementara itu kepala UPT dinas PUPR kecamatan merbau mataram Mahfudin saat di konfirmasi mengatakan ,untuk pembesian tiang kolom tidak bisa di sambung karna itu akan mengurangi kekuatan. “untuk pembesian Ruang balok /tiang kilom itu tidak bisa di sambung tetapi kalau masih di bagian bawah di atas pondasi di kasih sper 40 hingga 50 cm itu masih bisa di sambung ” tegas mahfudin. Selain itu juga mahfudin menjelaskan, kalau pekerjaan Rehap kantor camat merbau mataram tersebut harus mengunakan besi yang baru dan tidak boleh menggunakan besi yang lama.

Kalau informasinya dari pengawas si ujang ,besi lama tidak di pakai dan memakai besi yang baru dan besi bekas /lama itu di kumpulkan untuk di jadikan aset ( ucap ujang )sedangkan saya sendiri belum ke lokasi untuk melihat banggunan itu kilah mahfudin. ( Alison / tim )

Related Articles

Back to top button